Rabu, 09 September 2020

HUT BOELTAP KE 11

MILAD KE 11 BOELTAP FISHING CLUB INDONESIA.
Gowa 090920 AlMakkiyahNews.

Gowa 090920 AlMakkiyahNews.
Tanpa terasa Boeltap Fishing Club Indonesia berusia 11 tahun.
Bagi sebuah komunitas hobby, usia ini bukanlah usia muda melainkan sangat dewasa dimana selama berdirinya 11 tahun yang lalu sampai dengan hari ini komunitas hobby mancing tetap berjalan dinamis dan semakin berkembang dgn terbentuknya BFC INDONESIA dibeberapa tempat ditanah air.
Ombak badai mereka terjang bersama demi spot spot yg mereka kunjungi.
Kebersamaan ini akhirnya memunculkan rasa persaudaraan yg begitu tinggi sebagaiman jargon mereka " KARENA MANCING KAMI BERSAUDARA ".

Perayaan milad ke 11 BFC INDONESIA dilaksanakan dimarkas besar ANDIKNUUU kompleks BTN MINASA INDAH ( Kediaman H.Hadis Hanafi selaku penasehat BFC indonesia Korwil Gowa ) yang dihadiri oleh Ketua umum BOELTAP Bang Acank serta perwakilan masing-masing daerah yg antara lain Korwil Maros, Takalar ,Makassar serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh tamu kehormatan BOELTAP FISHING CLUB INDONESIA Kombes Pol.H. Agoeng Adi Koerniawan KABID PROPAM POLDA SULSEL.


Perayaan yang cukup meriah ini diakhiri dengan games. Dan terakhir ketua panitia pelaksana sdr.Deden menyatakan bahwa milad ke 11 Boeltap ini tetap mengedepankan protap yg telah ditetapkan oleh gugus tugas Covid 19 Gowa .
BOELTAP FISHING CLUB INDONESIA TETAP JAYA...ANDIKNUUUUUU.....!!!

Rabu, 29 Juli 2020

Pasca Banjir Bandang

PC . NU KAB.GOWA BERSAMA PENGURUS MESJID DJAMI AL'ISTIQAMAH SUNGGUMINASA PEDULI MASAMBA
Masamba Al'Makkiyah News,29/7/20

Pengurus Cabang NU kab.gowa bersama Pengurus Mesjid Djami Al'Istiqamah sungguminasa turut berbagi untuk korban bencana banjir bandang di Masamba Luwu Utara.
Bantuan berupa kebutuhan pokok ini dilepas oleh Ketua  Pengurus Cabang NU kab.gowa yang juga merupakan Ketua Takmir  Mesjid Djami Al'Istiqamah sungguminasa dan diserahkan kepada Tim Relawan Peduli Bencana Masamba Gowa dan diantar langsung ke Posko TNI AD di desa Radda yang diterima oleh penanggung jawab Posko Bapak Kapten Inf. Agus Purwono selanjutnya akan didistribusikan ke warga yang terdampak bencana dibeberapa tempat .

Dari hasil pemantauan kami dilapangan ,masyarakat saat ini amat membutuhkan bahan makanan, tenda, sarung, pakaian dalam dan lebih penting lagi pengadaan air bersih.

Pasca Banjir Bandang yang menyebabkan kurang lebih 4000 KK ,hingga saat ini yg sdh dievakuasi sebanyak 14483 jiwa tersebar dibeberapa posko yang telah disiapkan para Relawan Tanggap bencana, baik itu dari Tim SAR, OKP, TNI POLRI maupun Pemerintah.

Bencana ini berdasarkan Data yang kami dapat menyebabkan Kerugian Materil dan Immateril yang cukup besar.
Korban yang meninggal dan ditemukan sampai saat ini sebanyak 39 orang, luka luka 106 orang dan sebanyak 67 orang masih dalam tahap pencarian.
Bencana ini disebabkan karena tingginyan curah hujan serta adanya indikasi terjadi pembalakan liar yang menyebabkan longsor juga banjir bandang.
Selain Posko induk TNI AD yg membuka dapur umum juga kami temui beberapa Posko lain yg melakukan hal serupa dan ditempat lain kami melihat adanya Posko Polda sulsel untuk Trauma Healing dan Posko DVI.
Pasca bencana yang beberapa hari lalu menyebabkan terputusnya poros Trans Sulawesi belum bisa dilalui akibat material banjir bandang yg menutup jalan setinggi 1.5 meter ,saat ini sdh dapat kami lewati.

Dan terakhir kami laporkan bahwa BNPB telah menetapkan Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir Bandang dan Tanah Longsor selama 30 hari terhitung dari tanggal 14 Juli S/d 12 Agustus 2020.




Sabtu, 13 Juli 2019

SOSIALISASI PERDA DI DATARAN TINGGI TOMPOBULU GOWA


TRANSPARANSI,PARTISIPASI DAN AKUNTABILTAS
DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
Gowa Al-Makkiyah.Com, Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz,M.Si anggota DPRD Prov.Sulsel dari Fraksi Golkar kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Perda.

Kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Perda No.6 Tahun 2016 ini dilaksanakan di Kelurahan Malakaji Kecamatan Tompobulu Kab.Gowa .
Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu 13 Juli 2019 ini dihadiri kurang lebih 200 orang   yang antara lain dari Pemerintah setempat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda Dan Tokoh Perempuan serta elemen Masyarakat lainnya di Kecamatan Tompobulu.
Dalam sambutannya Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz,M.Si atau lebih dikenal didataran Tinggi dengan panggilan H.Sanre selain   ucapan terima kasih kepada masyarakat Kec.Tompobulu terkhusus Kel,Malakaji yang begitu Antusias dengan kegiatan ini ,beliau juga menyampaikan pentingnya tujuan dari pada kegiatan sosialisasi PERDA ini.
Drs.H.Andi Idil Hafid,M.Si Nara Sumber

Dilanjutkan oleh Nara Sumber Bapak Drs.H.Andi Idil Hafid,M.Si  dalam pemaparannya menyatakan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah harus dilaksanakan secara Bersih terbuka dan bertanggung jawab berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola pemerinthan yang baik meliputi Transparansi,Partisipasi dan Akuntabilitas secara konsisten dan berkesinambungan.
Untuk menciptakan Pemerintahan yang baik maka prinsip-prinsip tersebut diatas amatlah penting demi terciptanya Tata kelola Pemerintahan Daerah yang berkwalitas dan bertanggung jawab.
H.Abd.Karim Dg Boko Tokoh Masyarakat
Dan untuk menciptakan pemerintahan Daerah Yang bertanggung jawab dan berkwalitas maka amatlah dibutuhkan partisipasi masyarakat.

Disela Pemaparan Nara Sumber salah seorang Tokoh masyarakat (H.Abd.Karim Dg Boko) menyela dengan menyampaikan agar kiranya pemerintah dapat segera menyikapi persoalan yang dihadapi masyarakat di Tompobulu ini.Persoalan ini amat riskan kata beliau  karena menyangkut persoalan ketersediaan air untuk lahan Warga serta perlu secepatnya ada Reboisasi. Jika hal ini tidak secepatnya disikapi maka 2-3 tahun kedepan yang nampak hanyalah pipa tanpa setetes airpun yang mengalir.

Faisal Tokoh Pemuda Kec. Tompobulu

Selanjutnya Faisal Tokoh Pemuda di Malakaji mempertanyakan ke NaraSumber berkaitan dengan Materi TPA "Dimana dan melalui Jalur apa supaya masyarakat dapat mengetahui persoalan TPA tersebut,karena selama ini masyarakat hanya menjadi penonton/pendengar dengan apa yang dilaksanakan pemerintahan"ucapnya.
Menanggapi hal tersebut diatas Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz,M.Si akan menyampaikan kepihak terkait untuk menindak lanjuti permasalahan itu.
Terakhir Nara Sumber sebelum menutup materinya memberikan solusi tentang TPA yakni melalui jalur MUSREMBANG .
 "Perda ini sangat mendorong partisipasi publik untuk mendapatkan Informasi yang terbuka dari Pemerintah setempat, serta peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah pungkasnya.





Sabtu, 06 Juli 2019

DPRD LAKUKAN SOSIALISASI PERDA

MASIH BANYAK MASYARAKAT YANG TIDAK TAHU
APA ITU PENGARUSUTAMAAN GENDER




Gowa, Al-Makkiyah.Com.- Anggota DPRD Prov sul-sel kembali serentak melakukan sosialisasi tentang Perda yang sudah diterbitkan.
Sosialisasi tersebut dilakukan di masing-masing daerah pemilihan ( Dapil ) anggota dewan.
Salah satu yang melaksanakan sosialisasi Perda tersebut yakni Bapak Drs.H.Abd Jabbar Hijaz,M.Si dari Fraksi Golkar. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa Sabtu 06/07/2019.

Sosialisasi ini dilakukan bertujuan membantu masyarakat Kecamatan Bungaya mengetahui Perda apa saja yang sudah diperjuangkan eksekutif Pemerintah dan legislator Di DPRD Prov.Sulsel.
Dalam kegiatan ini beliau kembali bersama Tim kembali mensosialisasikan Perda No 1 tahun 2016 Tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah.

Dalam pemaparan Perda yang disampaikan Nara Sumber Drs.H.Andi Idil Hafid,M.Si mengatakan bahwa Perda ini amat perlu disampaikan karena menyangkut perkembangan suatu daerah.



Ditempat yang sama , Bapak Camat Bungaya ( Drs.H.M.Natsir S.Sos, M.Si )  menyampaikan dihadapan warganya, sosialisasi ini bagus untuk masyarakat, sebab tanpa adanya kegiatan ini masyarakat tidak akan mengetahui Perda apa saja yang sudah dilahirkan oleh pihak eksekutif bersama Legislatif.


" Saya pribadi amat mengapresiasi kegiatan ini, dan banyak terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Drs.H.Abd Jabbar Hijaz,M.Si yang masih peduli dengan kita yang ada didataran tinggi" pungkas Pak Camat yang diamini oleh semua yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa kepala Desa dan Kepala Dusun se Kecamatan Bungaya juga Tokoh agama. Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda serta Tokoh Perempuan

Selain itu beliau atas nama warga didataran Tinggi memohon kepada Bapak Drs.H.Abd Jabbar Hijaz,M.Si yang merupakan Anggota DPRD Prov.Sulsel untuk menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi mereka, yang mana sejak Tragedi Januari lalu amat berpengaruh terhadap kehidupan dan aktifitas masyarakat Kec.Bungaya terkhusus Sapaya , bukan saja terhadap perekonomian masayarakat Dataran Tinggi tetapi juga berpengaruh pada keadaan  physikis warga sekitar lokasi bencana.

Terakhir Bapak Drs.H.Abd Jabbar Hijaz,M.Si sebelum acara ditutup menyampaikan kepada Warga Insyaallah akan meneruskan amanah yg disampaikan Oleh Pak Camat mewakili warga atas Aspirasi masyarakat ini, dan juga beliau mendoakan seluruh masyarakat Bungaya agar selalu dalam lindungan yang Maha Kuasa.






Jumat, 28 Juni 2019

JELANG PILKADA 2020

Harapan Masyarakat Gowa
" Salah satu tokoh yang layak maju pada perhelatan Pilkada Gowa
2020 "

DRS.H.ABD.JABBAR HIJAZ,M.si  ( H.Sanre )

Gowa Al-makkiyah, Ditengah santernya Balon yang akan memeriahkan perhelatan PILKADA Kab.Gowa yang tidak lama lagi mendekati tahapannya serta banyaknya nama - nama yang muncul baik itu dari hasil survey ataukah ramainya pada pemberitaan media sosial Bakal Calon yang akan ikut pada tahapan Pilkada ini. Namun ada satu sosok yang tidaklah boleh disepelekan dan berdasarkan hasil pengamatan kami selama mengikuti kegiatan beliau akhir-akhir ini Ketua Tandfiziyah PC Nahdlatul Ulama Kab.Gowa yang juga merupakan Anggota DPRD Prov.Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz ,M.Si atau akrab dan lebih dikenal oleh masyarakat datarn Tinggi Dengan panggilan H.Sanre ini banjir pertanyaan dari banyak elemen masyarakat di Kab.Gowa terkait dengan akan dimulainya sebentar lagi tahapan  Pilkada Kab.Gowa 2020 .
Selama menjabat sebagai anggota DPRD Prov Sulsel dan melaksanakan tugas beliau yakni Reses dan Sosialisasi Penyebarluasan Perda di hampir seluruh Kecamatan di Kab.Gowa yang mana disambut begitu antusias disetiap kunjungan beliau.
Dalam Setiap kunjungan beliau di hampir seluruh kecamatan Se Kab.Gowa banyak menerima masukan dan dorongan dari Tokoh Masyarakat setempat agar maju mencalonkan diri pada Pilkada 2020 Di Kab.Gowa.


Bersama Tokoh Masyarakat Desa Sengka
Beberapa  Tokoh masyarakat Di Kecamatan Bontonompo maupun di Bontonompo Selatan disela kunjungan RESES  Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz ,M.Si menyampaikan secara Gamblang didepan orang banyak " Jika Haji Sanre Maju pada Pikada 2020 maka saya yang akan menjadi Tim Sukses di desa ini " ujar mantan Anggota DPRD Tk ll Gowa dari PPP, demikian juga halnya didaerah dataran tinggi yang mana sebahagian besar adalah mantan jamaah bimbingan dari KBIH Syekh Yusuf  amat mengharapkan jika beliau nantinya maju pada Pilkada gowa nantinya.
Sampai dengan hari ini masih banyak elemen masyarakat yang mendatangi rumah Beliau ingin bertemu dan menyampaikan  harapan dan dukungannya.
Salah seorang Tokoh masyarakat di Kec.sombaopu yang sempat kami wawancarai mengatakan bahwa Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz ,M.Si  sangat dan amat layak untuk maju dalam perhelatan Pilkada mendatang karena selain Anggota DPRD Prov sulsel beliau juga adalah salah satu Tokoh Agama terkemuka dari salah satu Organisasi Islam Terbesar di Indonesia beliau juga pernah menduduki beberapa jabatan penting dipemda Gowa ( Punya Pengalaman di birokrasi ) serta figur beliau yang disenangi masyarakat dan memiliki rekam jejak yang baik dimata masyarakat Gowa.

Sementara itu Bapak Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz ,M.Si atau akrab dikenal dengan panggilan H.Sanre menyatakan terima kasih yang sebesar besarnya dan amat menghargai harapan dan dukungan berbagai elemen masyarakat di Kab.Gowa serta kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Sambutan Warga Di Kecamatan Biringbulu

Beliau juga menyampaikan " InsyaAllah jika Allah SWT meridhoi dan seluruh Rakyat Gowa menginginkan ,maka saya siap maju mengemban amanah yang diberikan" ujar Beliau...namun semua itu kita kembalikan Kepada Allah SWT yang mengatur semua hidup dan kehidupan kita pungkasnya. 

Kec. Bajeng

Kec.Bontonompo

Add caption

Kec.Bontolempangang

Kec.Biring Bulu


Sabtu, 22 Juni 2019

PENGARUSUTAMAAN GENDER


SOSIALISASI PERDA DI DESA BELAPUNRANGA

Gowa Almakkiyah .
Anggota DPRD Prov.sulsel, Drs.H.Abd Jabbar Hijaz,M.Si kembali menggelar sosialisasi Perda Di Desa Belapunranga Kecamatan Parangloe Kab.Gowa Sabtu 22/06/2019.
Sosialisasi ini dihadiri oleh Tokoh Masyarakat setempat, tokoh Agama, tokoh Perempuan dan tokoh pemuda serta aparat pemerintahan.
Beliau mengungkapkan betapa pentingnya sosialisasi perda ini untuk diketahui masyarakat,karena Perda ini bukan saja menyangkut persamaan Hak Antara laki-laki dan Perempuan tetapi merupakan salah satu strategi dalam perkembangan/pembangunan suatu Daerah.
BAPAK CAMAT PARANGLOE

Sedangkan dalam Sambutan Bapak Camat Parangloe " menyampaikan kepada para warga didesa Belapunranga bahwa ini yang pertama kalinya ada Anggota DPRD Prov.Sulsel yang turun melaksanakan kegiatan seperti ini", senada dengan itu beberapa tokoh masyarakat Desa Belapunranga juga menyatakan sudah berapa periode sejak Pileg langsung dilaksanakan baru H.Sanre seorang yang mengingat mereka yang setelah keinginan mereka tercapai tidak pernah sama sekali bertandang apa lagi melaksanakan kegiatan seperti ini.
Drs.H.Andi Idil Hafid,M.Si sebagai Nara sumber

Selanjutnya pemaparan dari Nara sumber Bapak Drs.H.Andi Idil Hafi.M.Si menjelaskan apa sebenarnya  Gender itu. Gender adalah suatu konsep kultural yang berupaya membuat pembedaan ( distinction ) dalam hal peran, perilaku ,mentalitas, dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat.
Gender adalah suatu sifat yang melekat pada laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi secara sosial maupun kultural. Misalnya bahwa perempuan itu lemah lembut, cantik, emosional dan sebagainya. Sementara laki-laki dianggap kuat, rasional, jantan, perkasa dan tidak boleh menangis. Ciri dan sifat itu sendiri merupakan sifat-sifat yang dapat dipertukarkan. Perubahan ciri dan sifat tersebut bisa terjadi dari waktu kewaktu dan juga perubahan tersebut bisa terjadi dari kelas ke kelas masyarakat yang berbeda.
Dari pengertian gender menurut para ahli diatas dapat diambil kesimpulan bahwa gender adalah seperangkat sikap, peran, tanggung jawab, fungsi, hak, dan perilaku yang melekat pada diri laki-laki dan perempuan akibat bentukan budaya atau lingkungan masyarakat tempat manusia itu tumbuh dan dibesarkan. Artinya perbedaan sifat, sikap, dan perilaku yang dianggap khas perempuan atau khas laki-laki atau yang lebih populer dengan istilah feminitas dan maskulinitas, terutama merupakan hasil belajar seseorang melalui suatu proses sosialisasi yang panjang dilingkungan masyarakat tempat ia tumbuh dan dibesarkan.
Terakhir beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga desa Belapunranga yang telah memilihnya dan juga berterima kasih atas antusiasme warga akan kegiatan ini yang mana tdk pernah disangka akan dihadiri oleh kurang lebih 300 orang.
Dan ucapan terima kasih juga Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz,M.Si sampaikan khusus kepada Bapak Camat Parangloe serta seluruh Kepala dusun dan imam dusun Desa Belapunranga yang tealh menyempatkan diri untuk hadir dikegiatan ini.





Senin, 17 Juni 2019

LAILATUL IJTIMA

PEMBUKAAN  KEGIATAN  LAILATUL IJTIMA  DIRANGKAIKAN  HALAL BI HALAL  PC.NAHDLATUL ULAMA KAB.GOWA



Gowa, Almakkiyah 17/6/19.
Menindak lanjuti SK Pemda Gowa tentang pemberian ijin penggunaan Mesjid Agung Syekh Yusuf kepada PC.NahdlatulUlama Kab.Gowa untuk kegiatan Lailatul Ijtima setiap malam Jum'at,maka Pengurus mengadakan pertemuan untuk membahas hal tersebut.
Dari pertemuan tersebut yang dihadiri oleh Pengurus inti PC. NU Gowa juga beberapa badan otonomnya ,antara lain Ansor, PMII, LDNU, Fatayat, Muslimat serta underbow lainnya disepakati acara Lailatul Ijtima ini dimulai pelaksanaannya tanggal 20 Juni 2019 malam Jum'at Ba'da Maghrib di Mesjid Agung Syekh Yusuf Kab.gowa.


" Tradisi Lailatul Ijtima " atau malam pertemuan Warga NU ini memang sudah mengakar dikalangan Nahdliyin, Oleh karena itu kami akan terus melestarikan tradisi ini sebagai amaliah Ulama NU,' ungkap ketua Tandfiziyah PC NU Kab.Gowa  Drs.H.Abdul Jabbar Hijaz,M.Si Dg Sanre atau akrab disapa dikalangan NU Buya Hasan.
Kegiatan Lailatul Ijtima ini diikuti oleh Pengurus Syuriah dan Tanfidziyah mulai tingkat PC,MWC sampai tingkat Ranting juga dari lembaga Lajnah dan juga Badan otonom.
Lebih lanjut dijelaskan Oleh Ketua Syuriah Prof.DR.K.H.Abustani Ilyas menjelaskan Lailatul Ijtima ini dimaksudkan untuk memperkuat ukhuwah islamiyah yang bernafaskan islam dan ini amat penting sekali dilakukan mengingat sudah banyak gerakan yang dapat memperlemah ukhuwah Islamiyah.
Harapannya agar warga NU bisa menguatkan diri dengan memperkokoh paham Aswaja dan ukhuwah Islamiyah.
Dalam tiap Lailatul Ijtima dilakukan pula pemantapan pemahaman ahlussunnah wal jamaah dan diskusi dengan mengaitkannya pada isu-isu terkini.
Dan terakhir disampaikan oleh ketua Tandfiziyah PC NU Kab.Gowa  Drs.H.Abdul Jabbar Hijaz,M.Si Dg Sanre bahwa kegiatan Lailatul Ijtima  ini akan dirangkaikan dengan acra Halal Bihalal PC. Nahdlatul Ulama Kab.Gowa Kamis 20 Juni 2019 Ba'da Isya di Mesjid Agung Syekh Yusuf.





Minggu, 16 Juni 2019

PENYEBARLUASAN PERDA NO1 THN 2016

PUG ADALAH STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH

Bersama H.Tjole Jalling Tokoh Masyarakat Je'ne madinging ( Mantan Angg DPRD Gowa dari Partai Persatuan Pemabngunan 2 Periode )

Gowa-al makkiyah 16/6/19.
Anggota Dprd Provinsi sulawesi selatan Bpk.Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz,M.Si kembali melakukan sosialisasi  penyebarluasan Perda di Desa Je'ne Madinging Kec.Pattallassang Kab.Gowa .
Kegiatan yang dilaksanakan  dirumah kediaman Bapak H.Cole Jalling salah seorang Tokoh masyarakat yang juga merupakan mantan anggota DPRD Kab.Gowa 2 periode dari Partai Persatuan Pembangunan  dihadiri oleh kurang lebih 200 orang ini terdiri dari Aparat pemerintah setempat, Tokoh Masyarakat, tokoh Agama, Tokoh Pemuda. tokoh Perempuan serta masyarakat yang berada disekitar Kec.Pattallassang juga dihadiri Nara Sumber Bapak Drs.H.Andi Idil Hafid ,M.Si serta Moderator Bapak Drs.H.M.Yunus M.


Pada sesi pemaparan  Perda tentang PUG ,  Drs.H.Andi Idil Hafid ,M.Si melontarkan pertanyaan kepada para peserta yang hadir "apa itu Gender ? ", hampir keseluruhan peserta menjawab bahwa Gender itu adalah jenis kelamin. Hal tersebut tentunya langsung dibantah oleh Pemateri, ia menyampaikan bahwa Gender berbeda dengan jenis Kelamin karena Gender adalah suatu perbedaan peran dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang dibentuk oleh masyarakat dan bersifat Dinamis. Ia juga menyampaikan beragam stereotype terhadapa perempuan dan laki-laki yang berkembang dimasyarakat seperti Laki-laki dikenal lebih rasional, kuat dan tegas sedangkan wanita bersifat emosional ,lemah, sensitif dan pandai merayu.
Andi Idil menekankan pengarusutamaan gender ( PUG ) bukanlah suatu program atau kegiatan melainkan suatu strategi pembangunan untuk mencapai suatu keadilan dan kesetaraan
Selanjutnya beliau menyampaikan tujuan dari PUG adalah memastikan seluruh program , kebijakan dan kegiatan pemerintah daerah telah adil dan setara bagi perempuan dan laki-laki, juga dirasakan oleh anak-anak, lansia dan difabel.juga memastikan adanya keberlanjutan , pelestarian dan pengembangan kualitas penyelenggara PUG.
Diakhir acara Bpk.Drs.H.Abd.Jabbar Hijaz,M.Si menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Masyarakat Desa Je'ne Madinging terkhusus Dusun Baddo-baddo atas antusiasme dengan kegiatan yang dilaksanakan Oleh Anggota DPRD Prov.Sul-sel dari Fraksi Golkar dan beliau menutup acara dengan Doa bersama.


KUNJUNGAN KAPOLRESTA GOWA KE KEDIAMAN KETUA PCNU GOWA

KUNJUNGAN KAPOLRESTA GOWA KE KEDIAMAN KETUA PCNU KAB GOWA GowaNU, Kamis  – Dalam upaya mempererat hubungan dengan tokoh agama d...